Pintu Garasi Overhead Sectional: Standar Emas untuk Insulasi dan Keamanan Industri
Pintu Garasi Overhead Seksi merupakan pilihan utama untuk gudang, pabrik, dan pusat komersial yang membutuhkan efisiensi termal dan keamanan. Terdiri dari panel sandwich berinsulasi yang meluncur di jalur sejajar dengan langit-langit, pintu ini menawarkan nilai R (insulasi) yang lebih unggul dibandingkan daun jendela gulung. Pintu ini dilengkapi metode pengangkatan yang dapat disesuaikan (Standar, Tinggi, atau Vertikal) untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang interior.

1. Apa yang Mendefinisikan Pintu "Sectional Overhead"?
Tidak seperti daun jendela gulung yang melilit ke dalam kotak, Pintu Garasi Sectional Overhead berfungsi secara berbeda:
Konstruksi Panel: Pintu terbuat dari beberapa panel horizontal (seksi) yang dihubungkan dengan engsel.
Pergerakan: Saat pintu dibuka, ia bergerak naik melalui jalur vertikal kemudian secara horizontal sepanjang langit-langit (overhead).
Penyeimbang Beban: Pintu ini mengandalkan Sistem Pegas Torsi tahan lama untuk menyeimbangkan berat pintu, sehingga memungkinkan pintu diangkat secara manual atau oleh motor yang relatif kecil.

2. Mengapa Industri Beralih ke Pintu Sectional
Meskipun rolling shutter lebih murah, Pintu Overhead Seksiional mendominasi perencanaan fasilitas modern karena tiga alasan:
A. Insulasi Termal Unggulan (Hemat Energi)
Ini merupakan pembeda utama.
Struktur: Panel biasanya memiliki ketebalan 40mm hingga 50mm, diisi dengan busa Poliuretan (PU) berdensitas tinggi.
Penyegelan: Segel karet EPDM dipasang di bagian atas, bawah, dan samping.
Hasil: Mereka menjaga gudang tetap hangat di musim dingin dan sejuk di musim panas, secara signifikan menurunkan biaya energi HVAC.
B. Optimasi Ruang "Angkat Vertikal"
Untuk pabrik dengan langit-langit tinggi atau derek, jalur rel dapat disesuaikan:
Angkat Standar: Pintu langsung berbelok 90 derajat.
Angkat Vertikal (Gulotine): Pintu naik lurus ke dinding sebelum berbelok. Ini memberikan ruang kosong di atas untuk derek, pencahayaan, atau rak.
C. Pilihan Estetika & Pencahayaan
Pintu sektional memungkinkan integrasi jendela penglihatan transparan (berbentuk oval atau persegi panjang) atau bagian aluminium penuh tembus pandang. Hal ini membawa cahaya alami ke dalam gudang, meningkatkan keselamatan pekerja, dan mengurangi biaya pencahayaan.
3. Jenis Lift: Menyesuaikan Setiap Struktur Bangunan
|
Jenis lifter |
Deskripsi |
Aplikasi Terbaik |
|
Lift Standar |
Rel berbelok secara horizontal tepat di atas ambang pintu. |
Gudang umum, garasi rumah tinggal. |
|
Lift Tinggi |
Rel naik lebih tinggi secara vertikal di dinding sebelum berbelok. |
Gudang dengan langit-langit tinggi tetapi tanpa derek. |
|
Lift vertikal |
Rel naik lurus ke atas dinding (tanpa belokan horizontal). |
Fasilitas dengan derek overhead atau mezanin. |
|
Roof Pitch Lift |
Rel mengikuti sudut atap miring. |
Bangunan baja pra-rekayasa dengan atap miring. |
4. Spesifikasi Teknis (Kelas Industri)
|
Fitur |
Spesifikasi |
Catatan |
|
Bahan panel |
Baja Galvanis Dua Lapis |
ketebalan baja 0,4mm - 0,5mm |
|
Isolasi inti |
Busa Poliuretan (PU) |
Kepadatan: 45kg/m³ |
|
Ketebalan Panel |
40mm (Standar) / 50mm (Ruang Dingin) |
Nilai R kira-kira 14-16 |
|
Beban Angin |
Kelas 3 / Kelas 4 |
Hingga 700N/m² |
|
Perangkat Keselamatan |
Perangkat Pemutus Pegas / Kabel |
Mencegah pintu jatuh jika komponen mengalami kegagalan |
|
Operasi |
Motor Poros Industri |
Hoist rantai tersedia untuk penggunaan darurat manual |
5. FAQ: Pintu Panel vs. Pintu Rol
P: Mana yang lebih baik: Pintu Overhead Panel atau Pintu Rol?
J: Jika Isolasi dan Keheningan menjadi prioritas, pilih Pintu Panel. Panel tebalnya memberikan pemisah termal. Jika Harga dan Kesederhanaan adalah tujuan utama, Pintu Rol sudah cukup.
P: Berapa ruang kepala yang dibutuhkan?
J: Tergantung pada jenis lift. Lift standar membutuhkan sekitar 400mm-500mm. Lift vertikal membutuhkan ruang kepala setinggi pintu ditambah 500mm.
P: Apakah pintu-pintu ini aman untuk penggunaan berat?
J: Ya. Pintu sektional industri dilengkapi dengan fitur keselamatan standar:
1. Airbag/Sensor Bawah: Membalikkan arah pintu jika mengenai suatu benda.
2. Perangkat Pemutus Pegas: Mengunci poros jika pegas putus.
3. Perangkat Pemutus Kabel: Menahan panel pintu jika kabel pengangkat putus.